Dinas Perhubungan Provinsi NTB

Berita

Penyaluran JPS NTB Gemilang tahap 2 di Kecamatan Kopang,Desa Semparu,Muncan,Dasan Baru,Monggas Lombok Tengah

Selamat pagi sobat Dishub NTB, semoga sehat selalu ?

Pagi ini berlokasi di Kecamatan Kopang,Desa Semparu,Muncan,Dasan Baru,Monggas Lombok Tengah sedang berlangsung kegiatan penyaluran JPS NTB Gemilang tahap 2, merupakan terusan program dari Pem Prov NTB dalam rangka meringankan beban Masyarakat yang Terdampak langsung secara ekonomi di Pedesaan karena Covid 19. Dalam hal ini semua Kegiatan di lakukan Pemantauan dan Supervisi oleh semua OPD di Lingkup Setda Prov.NTB yg dalam hal ini di bawah Koordinasi Terpadu Dishub Prov.NTB.

KKP Kelas I Denpasar dan didukung oleh satgas covid 19 Kabupaten Karangasem melaksanakan giat rapid tes gratis pada semua sopir/kernet

KKP Kelas I Denpasar dan didukung oleh satgas covid 19 Kabupaten Karangasem melaksanakan giat rapid tes gratis pada semua sopir/kernet yg masuk Bali melalui pelabuhan Padangbai. Rapid test gratis ini di tujukan bagi sopir/kernet yg belum di rapid dan atau masa belaku rapid sudah lewat 7 hari. Untuk hari Kamis 4 Juni 2020 hingga pukul 20.00 WITA terdapat 172 sopir/kernet truk logistik yg telah di rapid.

Pengarahan Kepada Seluruh Pegawai Tentang Protokol Kesehatan COVID-19

Pagi ini selasa, 26 Mei 2020 Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Nusa Tenggara Barat Drs. Lalu Bayu Windya, M.Si mengadakan apel sekaligus pengarahan dan silaturahim kepada seluruh pegawai dengan tetap mengikuti protokol kesehatan antara lain menggunakan masker, cuci tangan dan hal yang paling utama adalah jaga jarak. Dalam pengarahannya beliau menyampaikan selamat hari raya idul Fitri 1441 H minal aidzin walfaizin mohon maaf lahir batin. dalam situasi Pandemi ini kegiatan silaturahim di lakukan dengan tetap mengikuti arahan kesehatan yaitu jaga jarak.

Dalam hal ini beliau juga menyampaikan langkah langkah dishub NTB dalam upaya pencegahan COVID-19 di NTB melalui tim BKO yang di turunkan kelapangan. Untuk pegawai dengan usia di atas 50 th di berikan kebijakan untuk WFH (work from home) dengan tetap melaporkan hasil pekerjaan melalui online. Hal penting pula di ingatkan yaitu untuk menjaga kesehatan mental kita dalam menghadapi Pandemi COVID-19 ini jangan hanya terfokus kepada kesehatan fisik saja namun kesehatan mental merupakan faktor penting dalam situasi sekarang ini (Pandemi COVID-19) dengan melakukan zikir,yoga dan meditasi atau cara lain yang diyakini. Mengajak pula untuk mempersiapkan ide ide untuk new normal di bidang transportasi.

Di tengah tengah pengarahan Kadishub tanpa di sangka hadir Sekretaris Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat di dampingi oleh kepala BKD provinsi NTB hadir. Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si selaku Sekda memberikan pengarahan dan menyampaikan selamat hari raya idul Fitri 1441 H minal aidzin walfaizin kepada seluruh pegawai dishub NTB. Beliau juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada dishub yang sejak awal telah mengirimkan tim BKO ke pelabuhan dan bandara. Dishub menjadi garda terdepan dalam pencegahan COVID-19 melalui penyaringan dan memperketat akses keluar masuk NTB ini. Beliau juga berpesan kepada seluruh ASN dishub dalam menjalankan tugas nya tetap semangat dan ciptakan suasana kerja yang nyaman seperti adanya candaan, guyonan sesama rekan kerja agar bisa tertawa dan menjaga imunitas tubuh, mengajak ASN agar bisa menjadi contoh bagi masyarakat dalam penerapan himbauan dan arahan dari pemerintah terkait protokol kesehatan

Roadshow Gubernur NTB Terkait Perkembangan Penanganan COVID-19

Kamis, 28 Mei 2020 Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Nusa Tenggara Barat Drs. Lalu Bayu Windya,M.Si menghadiri kegiatan roadshow bapak Gubernur provinsi NTB terkait perkembangan penanganan Covid-19 di provinsi NTB bertempat di kantor Bupati Lombok Barat kemudian kegiatan tersebut berlanjut ke kabupaten Lombok tengah bertempat di dinas kesehatan kabupaten Lombok tengah dalam hal ini bapak Gubernur meminta agar program maskerisasi terus di galakkan. Kemudian kegiatan tersebut berlanjut ke Lombok timur bertempat di pendopo Bupati Lombok timur dalam kesempatan ini bapak gubernur mengapresiasi keseriusan bupati lomtok timur dalam penanganan Covid-19 sejak kasus pertama.

Rapid Test Gratis Dari Puskesmas Dompu Barat Untuk Sopir Bus

Selamat siang sobat Dishub NTB , apakabar hari ini? Semoga sehat selalu yaaa

Kegiatan hari ini Sabtu, 30 Mei 2020 bertempat di terminal Ginte Dompu dia adakan kegiatan rapid test gratis dari puskesmas Dompu barat untuk sopir bus, petugas terminal dan masyarakat sekitar terminal. Kurang lebih ada 30 masyarakat yang datang ikut kegiatan tersebut

Update COVID-19 Senin, 1 Juni 2020

Tambahan kasus positif 18 orang
Kota Mataram 5 orang
Kab. lobar 1 orang
Kab. loteng 8 orang
Kab. Lotim 1 orang
Kab. Sumbawa Barat 2 orang
Luar Provinsi 1 orang

Tambahan 2 orang meninggal dunia
Mari saling menjaga mulai dari hal kecil, selalu gunakan masker kemanapun, ” maskermu melindungi ku, maskerku melindungimu

Launching Bantuan Sembako JPS Gemilang Tahap II

Kegiatan hari ini Sabtu 30 Mei 2020 bertempat di desa Penimbung kecamatan gunung sari kabupaten Lombok barat berlangsung kegiatan launching bantuan sembako JPS Gemilang tahap II, Gubernur NTB Dr. Zulkieflimansyah hadir dan di dampingi oleh Sekda Prov NTB, Asisten 1, Asisten 2, Kadishub, Kadinsos, Kadis Perdagangan, Kadis Perindustrian, Kadis Lutkan, Kadis ketahanan pangan, Kadispora, Kasat Pol PP, ketua DPRD, Bupati Lobar dan Sekda kab Lobar

Kemenhub dan Pemda Perketat Pengamanan dan Pengawasan Pergerakan Transportasi

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mempertimbangkan kondisi terkini terkait pandemik wabah Covid-19 di Indonesia.

Untuknya Kemenhub perketat peningkatan pengamanan dan pengawasan pergerakan transportasi baik untuk penumpang maupun barang/logistik.

Hal tersebut menurut Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati, dilakukan untuk menjamin lancarnya lalu lintas distribusi barang/logistik yang masih sangat dibutuhkan masyarakat.

“Terkait dengan transportasi untuk mengangkut penumpang, Kemenhub terus mengimbau kepada masyarakat untuk tidak mudik dan akan menerapkan aturan yang ketat sesuai dengan protokol kesehatan bagi masyarakat yang tetap ingin mudik,” tutur Adita, Senin (6/4/2020).

Untuk itu, kata dia, Kemenhub mengajak stakeholder terkait seperti Kemendagri, TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah bersama-sama mengawasi dan memastikan pelayanan transportasi tetap dapat berjalan dengan baik sesuai protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

“Penutupan fasilitas transportasi seperti bandara, pelabuhan, terminal, dan stasiun, harus dikoordinasikan dengan pemerintah Pusat agar tidak menggangu distribusi logistik yang dibutuhkan masyarakat,” ujarnya.

Di sisi yang lain, Adita mengungkapkan, untuk angkutan penumpang dipastikan akan tetap mengikuti protokol kesehatan yang berlaku guna mencegah perluasan penyebaran Covid 19.

Desa Harus Melek Informasi

Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah menekankan pentingnya aparatur pemerintah, kepala desa, kepala sekolah dan kepala Puskesmas untuk melek  informasi dan bersahabat dengan investasi. NTB Gemilang ke depan, kata Gubernur harus memastikan daerah sampai desa bersahabat dengan investasi. Karena kita tidak mungkin akan maju dan mampu mengatasi pengangguran tanpa hadirnya investasi dan industrialisasi di daerah kita.

“Desa harus terbuka dan bersahabat dengan investasi. Siapa yang ingin jadi kepala desa, bupati atau gubernur, adalah mereka yang betul-betul ingin mengabdikan diri kepada masyarakat,” tegasnya.

Gubernur yang akrab disapa Bang Zul didampingi Wakil Gubernur, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah menekankan hal itu saat menggelar dialog bersama 1.500 aparatur pemerintah terdiri dari kepala desa, camat, kepala sekolah dan kepala Puskesmas se-NTB, dalam acara gerakan menuju desa benderang informasi publik (DBiP) dirangkai dengan Jumpa Bang Zul dan Umi Rohmi, di Hotel Lombok Raya, Kamis (7/11/2019).

Menurut Gubernur, terkadang karena persoalan ketidaktahuan akan sebuah informasi, seringkali menyebabkan kesalahpahaman yang menimbulkan perselisihan, antara kepala desa dengan camat dan bupati.

“Betapa karena persoalan  ketidaktahuan kita tentang informasi menyebabkan kesalahpahaman. Kadang kala perselisishan kecil antar desa, bupati, camat karena tidak memahami dan tidak mendapatkan informasi dengan baik,” ujarnya.

Untuk itu, Gubernur yang akrab disapa Bang Zul ini mengingatkan, tantangan para kepala desa, kepala sekolah dan kepala Puskesmas, sebagai garda terdepan dalam memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat, harus memahami informasi dan memberikan akses keterbukaan informasi kepada masyarakat.

Tantangan kepala desa di zaman now, kata Bang Zul adalah memahami informasi dan memberikan akses keterbukaan informasi kepada masyarakat. “Tapi jangan sampai keterbukaan informasi, masyarakat makin banyak bertanya, tapi tidak mau bekerja,” jelasnya.

Selain itu, NTB Gemilang juga harus memastikan pengunjung nyaman berada di NTB. Pemerintah harus memuliakan investasi, pengunjung, namun juga harus membahagiakan masyarakat sendiri agar tidak jadi penonton di tanah sendiri.

“Tidak mungkin ada kesejahteraan, tidak mungkin ada pembangunan kalau kita tidak ramah terhadap investasi” jelasnya.

Bang Zul mengajak seluruh kepala desa untuk menciptakan keamanan di daerah masing-masing. Sehingga, para investor mau menanamkan investasinya ke NTB. “Investor itu tidak mau datang kalau sedikit-sedikit tutup jalan,” ungkapnya.

Gubernur juga mengajak para kepala desa untuk menyukseskan program Zero Waste dan Revitalisasi posyandu. “Di China, saya menyaksikan sendiri tempat pengelolaan sampah atau bank sampah yang lingkungannya jauh lebih bersih dari ruangan ini”, tuturnya.

TOUR DE LOMBOK MANDALIKA

Ajang balap sepeda Tour de Lombok Mandalika resmi digelar pada Kamis (13/4). Acara ini berlangsung dalam empat etape dari tanggal 13 sampai 16 April 2016 dan diikuti oleh berbagai tim balap sepeda dari dalam dan luar negeri. Lokasi start acara ini di depan Kantor Gubernur NTB, Jalan Pejanggik, Mataram, Nusa Tenggara Barat.

Tour de Lombok Mandalika telah mendapat lisensi kategori 2.2 dari Persatuan Sepeda Internasional (UCI). “Tentunya event Tour de Lombok ini menjadi momentum penting bagi sport tourism baik untuk Indonesia dan Lombok secara khusus, apalagi event ini menjadi kalender UCI dengan kategori 2.2”

Ada 21 negara yang terdiri dari 17 tim internasional dan lima tim nasional yng ikut berpartisipasi dalam acara ini. Para peserta akan memperebutkan total hadiah sebesar 800 juta rupiah.

Peserta akan menempuh empat etape, yakni Mataram-Kuta Lombok Tengah (126 kilometer), Kuta – Sembalun (115 km), Pelabuhan Bangal – Senaru (113 km) dan diakhiri di Mataram (sprint race).